Thursday, September 15, 2016

Mengurus Visa Studi ke Spanyol

¡Ole! Alhamdulillah, akhirnya impian untuk melanjutkan studi ke Spanyol kesampaian juga. Terima kasih semesta. Por fin, un paso más cerca de ti :)

Sebelumnya hampir menyerah karena beasiswa dari Spanyol sudah jarang karena krisis. Terakhir kali saya coba daftar beasiswa dari Pemerintah Spanyol itu tahun 2011. Waktu itu saya daftar beasiswa untuk belajar Bahasa Spanyol, program Curso del Verano, tapi masih belum beruntung. Setelah itu saya belum pernah mendengar lagi atau mendapat info tentang beasiswa dari Pemerintah Spanyol. Jadi saya mencari info beasiswa ke Universitasnya langsung, karena sudah kadung obsesi mau ke Spanyol, hehe.

Dan, ¡boom! Surat penerimaan dari Universidad de Jaén pun sudah ditangan. Lalu seketika, dikepala saya penuh dengan kata visa, visa, visa…

Apa saja yang harus disiapkan untuk mengajukan visa studi ke Spanyol? Merujuk ke website PPI Spanyol, berikut ini adalah persyaratannya:
  1. Surat penerimaan dari universitas yang dituju di Spanyol - Untuk kasus saya, surat penerimaan beasiswa yang saya dapat adalah sekaligus merupakan surat penerimaan karena yang mengeluarkan langsung dari Universitas. Surat tersebut menyatakan hal-hal apa saja yang ditanggung selama masa studi, termasuk asuransi.
  2. Bukti pembayaran SPP di universitas yang dituju - Untuk kasus saya juga tidak perlu, karena sudah ada surat penerimaan beasiswa.
  3. Surat kontrak tempat tinggal di Spanyol - Nah! Kalau sudah ada teman yang tinggal Spanyol, lebih baik minta bantuan mereka atau bisa juga kontak email PPI Spanyol. Atau coba cari informasi, apakah ada residencia di Universitas. Kalau ada, lebih baik segera tanyakan hal tersebut ke pihak kampus. Cara lainnya bisa juga mencari informasi dengan kata kunci “Piso Compartido” di internet. Ada banyak situs yang cukup membantu, seperti idealista.com; easypiso.com; vibbo.com; dll.
  4. Fotokopi rekening koran 2 bulan terakhir dari pembuat visa atau orangtuanya - Untuk kasus saya tidak perlu, karena (lagi-lagi) sudah ada surat penerimaan beasiswa yang menyatakan akan menanggung biaya hidup selama masa studi.
  5. SKCK dari Mabes Polri di Jakarta - Prosedur mendapatkan SKCK dari Mabes Polri tentunya dimulai dari Polsek, Polres, Polda di daerahnya masing-masing, baru kemudian Mabes Polri di Jakarta – Karena saya memiliki KTP Surabaya, maka saya harus pulang ke Surabaya untuk mengurus SKCK. Silahkan baca pengalaman saya mengurus SKCK di sini. Setelah itu, SKCK tersebut harus dilegalisir di KEMENKUMHAM dan KEMENLU. Setelah dilegalisir di dua Kementerian tersebut, SKCK harus diterjemahkan ke dalam Bahasa Spanyol dan kemudian dilegalisir di Kedutaan Spanyol (baik dokumen aslinya maupun dokumen terjemahannya). Silahkan baca pengalaman saya melakukan proses legalisir di sini.
  6. Surat keterangan sehat dari RS (dalam bahasa Inggris atau bahasa Spanyol) - Kalau teman-teman tinggal di sekitar Jakarta, saya rekomendasikan untuk melakukan medical check up di RSUP Fatmawati karena disana mereka bisa mengeluarkan Surat Keterangan Sehat dalam bahasa Spanyol. Medical check up bisa dilakukan dalam satu hari mulai pukul 08:00 - 15:00 WIB di Gedung Bougenville RSUP Fatmawati Jakarta Selatan. Namun pendaftaran ditutup pada pukul 11:00 WIB. Biaya medical check up kurang lebih Rp. 830.000.
  7. Formulir rangkap 2 disertai foto ukuran 3×4 background putih yang harus ditempel, tidak disteples.
  8.  Paspor yang berlaku minimal 6 bulan.
  9. Fotokopi paspor halaman pertama dan terakhir
  10.  Itinerary perjalanan (booking tiket pesawat) - Untuk menghindari hal-hal yang tidak menyenangkan, misalnya permohonan visa kita di delay dari jadwal yang telah ditentukan, sebaiknya jangan dulu confirm tiket pesawat kita. Cukup booking saja dulu.
  11.  Fotokopi KTP dan Kartu Keluarga - Tidak perlu dilegalisir maupun diterjemahkan ke dalam bahasa Spanyol. Kecuali kalau diminta oleh pihak Universitas.

Selain syarat-syarat di atas, biasanya pihak kampus juga meminta syarat dokumen yang lain seperti Ijazah, Transkrip, atau dokumen lainnya. Nah kalau mereka meminta, berarti dokumen tersebut juga harus dilegalisir di KEMENKUMHAM, KEMENLU, diterjemahkan ke dalam Bahasa Spanyol, dan kemudian dilegalisir di Kedutaan Spanyol.

Saran saya, ketika akan melakukan proses legalisir di Kedutaan, sebaiknya lengkapi dan lampirkan sekalian dokumen syarat pengajuan visa lainnya. Jadi proses legalisir bisa sekaligus pengajuan visa, agar menghemat waktu. Biaya visa kurang lebih Rp. 921.000, siapkan uang pas. Proses pembuatan visa berkisar antara 8-14 hari kerja, atau kalau kurang beruntung prosesnya bisa memakan waktu hingga 30 hari.


Semoga sukses!

13 comments:

  1. hallo kak putri

    saya mau tanya dong apakah pengurusan visa pelajar di kedutaan spanyol di adakan interview apa tidak?

    terima kasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. halo, maaf baru balas.. tidak ada interview untuk visa studi :)

      Delete
    2. Maaf yah, ternyata notifikasi komen ke email tadinya off :(

      Delete
  2. Hallo Kak Putri,

    mau tanya dong kok mengenai asuransi kesehatan yang dibutuhkan untuk pengurusan visa studi.
    Kebetulan saya cukup bingung harus ambil asuransi apa dan plan seperti apa.

    Apa ada saran dari kak Putri dan plan asuransi apa sebaiknya yg diambil?

    Terima kasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. This comment has been removed by the author.

      Delete
    2. Halo Frederik,

      Kebetulan waktu itu saya pakai asuransi dari kampus langsung. Namun ada beberapa teman yang memakai asuransi AXA mandiri dan Student Insurance dari Ómnibus Swisscare, coba kamu cari info yah.. karena saya kurang tahu banyak soal asusransi tersebut. :) semoga bisa sedikit membantu.

      Delete
  3. Kak Putri. Apa benar biaya legislasi di Kedubes Spanyol itu sekitar 1 juta rupiah per dokumen?

    ReplyDelete
  4. Kak Putri. Apa benar biaya legislasi di Kedubes Spanyol itu sekitar 1 juta rupiah per dokumen?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo, maaf baru balas.
      Iya betul. Dokumen asli (yang ada legalisir kemenkumham dan kemenlu) dan dokumen terjemahan harus dilegalisir. Biaya legalisir dokumen asli sekitar 110 ribu, kalau dokumen terjemahan sekitar 400 ribu. Biasanya dokumen terjemahan ada 2 lembar, jadi total kira-kira 1 jutaan.

      Delete
  5. Maaf Mbak Putri Ayusha,,mohon bantuan nya untuk medical check up nya test apa saja yg di ambil mbak?karena saya mau mengurus visa spanyol juga..terimakasih mbak atas perhatiannya..Salam

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo, Saya waktu itu cek fisik, tes THT, Thorax PA, test urin, test darah, dan tes mata.. :) semoga membantu

      Delete

You May Also Like

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...